Merencanakan Keuangan.

Pentingnya Mencatat Keuangan.

20130310-100449.jpgDalam hidup ini kita sering tertipu atau salah dalam membuat perencanaan keuangan, tertipu oleh bukan karena fakta. Kita beropini bahwa harta berupa rumah, kendaraan dll adalah kekayaan, namun nyatanya adalah hutang, biaya, dan pengeluaran yang hampir menyedot seluruh pendapatan bulanan.

Dengan Anda konsisten dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran, melakukan cashflow, membuat anggaran, memperhatikan laporan keuangan. Anda seharusnya dapat terhindar dari permasalahan diatas. Tentu dengan melakukan perencanaan keuangan yang lebih baik.

Jika Anda mendapat kesulitan dalam merencanakan keuangan sendiri yang lebih baik, Anda bisa berkonsultasi dengan ahlinya. Dan itu adalah sesuatu yang wajar. Percayalah tenaga ahli Anda akan dapat merencanakan keuangan Anda dengan baik sekali, jika Anda bisa mensuplai data-data tentang keuangan yang diperlukan dengan baik dan akurat.

Jika Anda ingin membuat perencanaan keuangan yang baik, syaratnya adalah Anda harus mempunyai rencana. Jika Anda tidak mempunyai rencana dengan uang Anda, berinvestasi adalah berjudi, sebaiknya simpan saja uang Anda di bank dalam bentuk tabungan. Walaupun keuntungannya kecil namun uang Anda aman dan boleh dikatakan tidak ada resikonya.

Memahami arti Investasi.

Investasi adalah suatu rencana bukan suatu barang atau bukan suatu produk. Investasi adalah suatu rencana yang sangat pribadi. Kenapa sangat pribadi ? Karena setiap orang mempunyai tujuan dan kepentingan yang berbeda. Karena kepentingan setiap pribadi berbeda-beda maka diciptakanlah pula produk dan type investasi yang berbeda-beda.

Menentukan pilihan produk dan type investasi.

Semua produk investasi adalah baik. Artinya yang satu investasi tidak lantas berarti lebih baik dari yang lainnya, pemilihan produk investasi tergantung dari rencana pribadi Anda. Jika diumpamakan maka berinvestasi adalah seperti merencanakan suatu perjalanan dan produk investasi adalah kendaraan yang digunakan untuk perjalanan tersebut.

Dari perumpamaan perjalanan tersebut diatas
dapat disimpulkan bahwa berinvestasi itu adalah :

Investasi adalah rencana pribadi yang sesuai dengan tujuan hidup Anda, visi dan misi Anda, dimana setiap orang mempunyai rencana yang berbeda-beda.
M
Investasi mempunyai produk dan type yang bermacam-macam sesuai keperluan. Begitu juga dengan kendaraan : ada kendaraan laut, darat atau udara. Seberapa cepat kebutuhan pribadi bisa dicapai, misalnya Anda mau cepat sampai tujuan atau lambat atau santai sambil menikmati perjalanannya. Tentu untuk itu harus disesuaikan kendaraannya, apakah sepeda dayung, motor, mobil, Pesawat udara atau kereta api. Atau kalau mau santai bisa dengan kapal laut. Maka untuk investasi Anda harus pintar-pintar memilih produk-produk investasi dan typenya yang tepat.

Rencana itu harus mempunyai tujuan yang jelas, tujuan itu akan memudahkan Anda menentukan pilihan jenis produk investasi yang sesuai keperluan dan kebutuhan. Jangan salah menentukan produk investasi, misal mau nyeberang laut tapi Anda memilih pakai kendaraan darat saja. Anda bisa bayangin apa jadinya.

Untuk mencapai tujuan tertentu bisa saja Anda harus menggunakan beberapa jenis kendaraan, misal pertama harus berkendaraan darat, lalu pesawat terbang, lalu baru lewat laut. Begitu juga dengan berinvestasi, Anda bisa menggunakan beberapa Produk atau type investasi yang berbeda-beda.

Mangkin canggih, nyaman atau cepat kendaraan yang Anda pilih, tentunya makin besar pula biaya yang harus Anda tanggung. Begitu juga produk investasi, makin besar keuntungan yang bisa diperoleh tentu makin besar pula kemungkinan resikonya atau biayanya.

Jika Anda mau berinvestasi tapi tidak perduli dengan hal-hal yang diumpamakan diatas maka Anda bukanlah Investor yang akan berinvestasi tapi investor yang akan berjudi.

Contoh Produk dan Type Investasi.

Saya berencana naik haji, Alhamdulillah walupun terjadi beberapa kali devaluasi, kami bisa berangkat. Dollar, tanah, rumah, dan emas adalah pilihan investasi yang baik.

Saya berencana agar anak2ku semua bisa menjadi sarjana kelak. Aku investasikan sebagian penghasilanku dalam bentuk produk asuransi. Type Asuransinya adalah pendidikan berjenjang. Tidak banyak memang hasilnya, tapi sangat menolong pada saat masuk sekolah dan kuliah. Dan Alhamdulillah semua sudah menjadi sarjana sekarang.

Saya dulu berencana membeli tanah dan rumah yang saya tempati ini, namun dana tidak cukup, terpaksa dana investasi saya alihkan kelokasi lain, walaupun ukuran kecil tapi lebih prospek. Beberapa kali investasi jual dan beli rumah dan tanah. Maka berhasilah saya membeli rumah ini. Alhamdulillah.

Saya berencana agar hari tua saya tetap mempunyai penghasilan yang baik. Investasi yang saya lakukan adalah kosanku, tokoku dan apartemenku. Insya Allah investasi ini bukanlah suatu rencana untuk miskin dihari tua.

Walaupun beberapa investasi berhasil, namun ada juga beberapa investasi saya yang gagal. Seperti investasi peternakan, pertanian, pabrik sepatu. Walaupun produknya jelas, tapi tidak jelas siapa dan bagaimana cara pengelolaan investasi, itu berarti bencana buat Anda.

Hati-hati Dengan Investasi Bodong.

Investasi bodong berkedok koperasi atau multi level marketing (MLM) kembali jadi perbincangan publik. Banyak masyarakat tertipu karena iming-iming menikmati keuntungan tinggi dalam waktu singkat. Bukannya untung, malah buntung.

Dalam berinvestasi gunakan akal sehat. Saat ini hampir tidak mungkin ada tawaran investasi dengan potensi keuntungan tinggi dalam waktu yang singkat. Selamat kepada Anda untuk merencanakan keuangan masa depan yang lebih baik, dan itu hal yang pantas untuk Anda yang sudah melek finansial.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s